Liverpool, Sang Juara Bertahan yang Buruk
SEPUTARBOLAID – Liverpool kembali kehilangan poin penting dalam lanjutan Premier League. Hasil imbang 1-1 melawan Tottenham di Anfield memperpanjang masa sulit yang sedang dialami oleh juara bertahan tersebut.
Hasil ini menimbulkan kritik tajam dari mantan kapten Manchester United, Roy Keane. Pundit dari Sky Sports ini menilai bahwa penurunan performa Liverpool musim ini sangat mencolok dibandingkan dengan musim yang lalu.
Menurut Keane, tim yang dilatih oleh Arne Slot gagal menunjukkan mental yang seharusnya dimiliki oleh tim juara. Ia bahkan menyebut Liverpool sebagai “juara yang buruk” karena tidak mampu mempertahankan kualitas permainan mereka.
Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk
Keane mengungkapkan kritik pedasnya saat berbicara di Sky Sports setelah pertandingan di Anfield. Ia menyoroti jarak yang cukup jauh antara Liverpool dan pemimpin klasemen saat ini.
Ia berpendapat bahwa penurunan performa Liverpool musim ini sangat mengejutkan. Saat ini, mereka tertinggal cukup jauh dari Arsenal yang memimpin klasemen Premier League.
“Melihat mereka yang merupakan juara liga musim lalu, saya sudah menyatakan ini sebelumnya berkali-kali, Liverpool adalah juara yang buruk,” ujar Keane.
“Mereka kini tertinggal 21 poin dari Arsenal. Penurunannya luar biasa! Ini sangat menyedihkan. ”
Keane juga menegaskan bahwa tim besar seharusnya dapat menjaga standar setelah meraih gelar. Baginya, itulah yang membedakan antara tim hebat dan tim biasa.
Posisi Liverpool Terancam di Zona Empat Besar
Hasil imbang kontra Tottenham membuat posisi Liverpool di klasemen semakin tertekan. Juara bertahan Premier League tersebut kini berada di urutan kelima dengan 49 poin dari 30 pertandingan.
Mereka tertinggal dua poin di belakang Aston Villa yang ada di posisi keempat. Sementara itu, Chelsea yang menempati urutan keenam hanya terpaut satu poin di belakang Liverpool.
Dengan hanya tersisa delapan pertandingan di musim ini, persaingan untuk mencapai empat besar diperkirakan akan semakin sengit. Setiap kehilangan poin dapat berdampak signifikan pada kesempatan Liverpool untuk tetap berada di zona Liga Champions.
BACA JUGA : Byon Combat Showbiz 7 Gelar Laga Perdana di Malaysia
Kritik Keane Soal Mentalitas dan Atmosfer Tim
Keane juga membahas kemungkinan adanya masalah dalam ruang ganti Liverpool. Ia berpendapat ada indikasi bahwa para pemain tidak sepenuhnya sejalan dalam satu visi yang sama.
“Saya pikir ada isu yang sedang terjadi di belakang layar. Mungkin ada masalah yang lebih besar. Saya tidak yakin apakah mereka semua berada di posisi yang sama dan sepertinya tidak ada chemistry di antara para pemain,” tambah Keane.
Di samping itu, Keane juga menyoroti bagaimana Liverpool merayakan gelar musim lalu. Ia merasa tim terlalu cepat larut dalam perayaan sehingga kehilangan fokus untuk mempertahankan performa mereka.
“Tahun lalu saya mengkritik Liverpool, dan saya merasa mereka selalu terlalu banyak berpesta. Mereka berpesta ketika masih ada empat, lima, atau enam minggu tersisa di musim ini. ”