07/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Erick Thohir mendukung pengembangan pencak silat di Timor Leste

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memberikan dukungan untuk memperluas pencak silat, seni bela diri yang berasal dari Indonesia, di Timor Leste agar dapat berkembang di lebih banyak negara.

“Di Timor Leste, pencak silat sudah menjadi salah satu olahraga yang digemari, dan kami siap memberikan dukungan,” ungkap Erick Thohir melalui akun media sosialnya pada hari Selasa.

Dukungan tersebut disampaikan Erick saat mengadakan pertemuan dua pihak dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Timor Leste, Nelyo Isaac Sarmento, dalam acara Pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga SEA 2026 yang diadakan di Bali.

Dalam pertemuan ini, Menpora menyampaikan bahwa mereka membahas kemungkinan kerja sama untuk meningkatkan perkembangan pencak silat, yang merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia.

Erick menegaskan bahwa mereka siap membantu Kementerian Pemuda dan Olahraga Timor Leste dalam memajukan pencak silat di negara tersebut.

Selain membahas pencak silat, pertemuan ini juga menginventarisasi kolaborasi untuk memperkuat sektor olahraga antara Indonesia dan Timor Leste yang akan menguntungkan kedua negara.

Pada acara SEA Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026, Erick Thohir juga mengajak para menteri di ASEAN untuk menciptakan acara olahraga internasional di luar SEA Games guna meningkatkan kerja sama antarnegara.

Menurut Erick, kawasan Asia Tenggara memiliki potensi yang besar dalam menyelenggarakan kejuaraan olahraga bersama, mengingat jumlah penduduknya sekitar 650 juta dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat.

Industri olahraga dan pariwisata berbasis olahraga, tambahnya, dapat menjadi sektor penting dalam pembangunan ekonomi di masa mendatang.

Dia memberikan contoh keberhasilan maraton yang diadakan di berbagai kota besar di dunia, seperti London, Boston, New York, dan Tokyo, yang mampu menarik perhatian global seraya mendukung perekonomian lokal.

“Kenapa Asia Tenggara tidak memiliki maraton sendiri? Bisa melibatkan negara-negara seperti Singapura, Timor Leste, Indonesia, Filipina, Malaysia, dan lainnya untuk menciptakan sinergi dalam program olahraga,” jelas Menpora.

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.