07/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Prestasi Indonesia di Thailand Open, Rekor Susy Susanti dan Greysia

Indonesia adalah salah satu negara yang paling sukses dalam Thailand Open. Nama Susy Susanti dan Greysia Polii sudah sangat dikenal di ajang ini. Turnamen bulu tangkis tingkat Super 500, Thailand Open 2026, akan segera berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, tepatnya pada tanggal 12 hingga 17 Mei yang akan datang. Indonesia mengirimkan 18 penghuni yang terbagi dalam lima kategori berbeda menurut data resmi di situs BWF. Rinciannya terdiri dari empat tunggal putra, dua tunggal putri, empat ganda putra, dua ganda putri, dan enam ganda campuran.

Sejarah mengingat bahwa Indonesia telah 38 kali meraih gelar juara Thailand Open. Jumlah ini adalah yang kedua terbanyak setelah China yang mencapai 63 gelar.

Kemenangan Indonesia diperoleh dari tunggal putra (10), tunggal putri (4), ganda putra (12), ganda putri (6), dan ganda campuran (6). Khusus untuk tunggal putri, semua gelar yang diraih oleh Indonesia berasal dari satu nama, yakni Susy Susanti.

Prestasi Langka Susy dan Greysia

Yang menakjubkan, Susy Susanti berhasil meraih prestasi tersebut secara beruntun. Dia menguasai podium Thailand Open dari tahun 1991 hingga 1994.

Edisi tahun 1991 sangat istimewa. Gelar pertamanya diraih bersamaan dengan sang pujaan hati yang kemudian menjadi suaminya, Alan Budikusuma. Secara keseluruhan, Susy Susanti adalah satu-satunya pemain bulu tangkis yang pernah menjuarai Thailand Open empat kali berturut-turut.

Pencapaian yang mendekati Susy adalah pegulat putra legendaris Indonesia, Joko Suprianto, yang berhasil mengantongi tiga gelar Thailand Open secara beruntun (1992, 1993, dan 1994). Selain Susy, Indonesia juga menempatkan Greysia Polii sebagai pemegang gelar terbanyak Thailand Open. Dia berhasil meraih empat trofi bersama dua pasangan yang berbeda.

Greysia Polii pertama kali menjuarai Thailand Open pada tahun 2013 bersama Nitya Krishinda Maheswari. Mereka mengalahkan pasangan Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul di final dengan skor 21-17, 21-13. Setelah itu, Greysia kembali meraih tiga gelar lagi bersama Apriyani Rahayu, masing-masing pada tahun 2017, 2018, dan 2020.

Pasangan Greysia dan Apri berhasil mengalahkan wakil tuan rumah, Rawinda Prajongjai/Jongkolphan Kititharakul dalam dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-13.

Di samping itu, Greysia dan Apri juga menjadi wakil Indonesia terakhir yang berhasil membawa pulang gelar Thailand Open. Sejak saat itu, Indonesia sempat tiga kali mencapai final Thailand Open pada tahun 2022, 2023, dan 2024, namun tidak mencapai podium tertinggi. Pada edisi 2022, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang. Kemudian di tahun 2023, ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dikalahkan oleh Liang Wei Keng/Wang Chang dari China.

Di tahun 2024, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Rawinda Prajongjai/Jongkolphan Kititharakul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.