07/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Dunia F1 Berduka, Hermano da Silva Ramos Tutup Usia di Umur 100 Tahun

Dunia balap Formula 1 kembali berduka setelah kabar meninggalnya Hermano da Silva Ramos, mantan pembalap F1 asal Prancis, pada usia 100 tahun. Ia wafat pada 4 Mei 2026 di Prancis, menutup perjalanan panjang seorang pebalap dari era awal kejuaraan dunia Formula 1.

Lahir di Paris pada 7 Desember 1925, Ramos dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam sejarah awal balap F1. Meski kariernya tidak panjang, kontribusinya tetap dikenang oleh para penggemar dan komunitas motorsport dunia.

Perjalanan Karier di Formula 1

Hermano da Silva Ramos tampil di ajang Formula 1 pada pertengahan era 1950-an. Ia mengikuti total tujuh balapan Grand Prix pada musim 1955 dan 1956 bersama tim Gordini, salah satu tim balap asal Prancis pada masa itu.

Meski tidak banyak meraih kemenangan, Ramos tetap menunjukkan semangat juang tinggi di tengah kerasnya persaingan F1 era awal yang sangat berbahaya dan penuh risiko.

Pencapaian Terbaik di Monaco

Salah satu momen terbaik dalam karier Ramos terjadi di Grand Prix Monaco 1956, ketika ia berhasil finis di posisi kelima. Hasil tersebut memberinya dua poin, yang menjadi pencapaian tertingginya di ajang Formula 1.

Ia mengendarai mobil Gordini Type 16, yang pada masa itu bersaing dengan pabrikan besar lainnya di lintasan jalanan Monaco yang sangat menantang.

Akhir Karier di F1

Penampilan terakhir Ramos di Formula 1 terjadi pada Grand Prix Italia 1956. Sayangnya, ia harus mengakhiri balapan lebih cepat akibat masalah mesin setelah hanya tiga putaran.

Setelah itu, Ramos tidak lagi turun di F1, namun tetap aktif di dunia balap melalui ajang lain seperti 24 Hours of Le Mans dan Mille Miglia, dua balapan ketahanan paling ikonik di dunia.

Status Pembalap Tertua di Dunia

Pada 8 April 2023, Ramos sempat menyandang status sebagai pembalap Formula 1 tertua yang masih hidup setelah wafatnya Kenneth McAlpine. McAlpine sendiri dikenal sebagai salah satu pembalap tertua yang pernah berkompetisi di kejuaraan dunia.

Selain Ramos, hanya sedikit pembalap dari era awal yang mampu mencapai usia 100 tahun, salah satunya adalah Paul Pietsch, yang juga pernah turun di beberapa Grand Prix pada awal dekade 1950-an.

Warisan dan Generasi yang Tersisa

Dengan meninggalnya Ramos, kini gelar pembalap F1 tertua yang masih hidup berpindah kepada John Rhodes dari Inggris, yang pernah tampil di Grand Prix Inggris 1965. Saat ini Rhodes berusia hampir 99 tahun dan menjadi salah satu saksi hidup era klasik Formula 1.

Sementara itu, dari kalangan juara dunia, nama Sir Jackie Stewart masih menjadi legenda hidup tertua yang pernah meraih gelar juara dunia F1 pada era 1960-an.

Kesimpulan

Kepergian Hermano da Silva Ramos menandai berakhirnya salah satu generasi awal Formula 1 yang penuh sejarah. Meski tidak meraih banyak kemenangan, kisahnya tetap menjadi bagian penting dari perjalanan panjang olahraga balap dunia.

Warisan para pembalap era lama seperti Ramos menjadi pengingat betapa berbahayanya sekaligus bersejarahnya dunia F1 di masa awal perkembangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.