Curry memilih Li-Ning setelah keluar dari Under Armour
Bintang besar Golden State Warriors, Stephen Curry, telah mengumumkan keputusan untuk menjalin kemitraan jangka panjang dengan merek peralatan olahraga asal China, Li-Ning. Ini terjadi setelah ia meninggalkan Under Armour pada November 2025 setelah berkolaborasi selama 13 tahun.
Menurut laporan dari ESPN pada hari Selasa, Curry telah mengikat kontrak selama 10 tahun untuk mengembangkan Curry Brand di bawah naungan Li-Ning agar dapat memperluas jangkauannya di seluruh dunia.
Kesepakatan ini merupakan langkah signifikan bagi Curry dalam memperkenalkan merek pribadinya, Curry Brand, ke pasar internasional dengan bekerja sama dengan Li-Ning. Namun, informasi terkait detail atau nilai kontrak sponsor belum disampaikan oleh kedua belah pihak hingga saat ini.
Melalui kolaborasi ini, ia serta produsen tersebut akan menciptakan beragam produk, termasuk perlengkapan basket, pakaian untuk gaya hidup atletik, lini produk golf, dan program untuk merekrut atlet pria dan wanita di bawah Curry Brand.
ESPN menginformasikan bahwa Curry memilih Li-Ning setelah mempertimbangkan beberapa tawaran dari perusahaan olahraga baik yang berasal dari Amerika Serikat maupun negara lain.
Salah satu alasan yang mendorong keputusannya adalah rasa nyaman saat mencoba sepatu dari dua atlet unggulan Li-Ning, yaitu rekannya di Warriors, Jimmy Butler, dan legenda NBA, Dwyane Wade.
Li-Ning juga merencanakan pembukaan toko khusus Curry Brand di Amerika Serikat dan China, sebagai bagian dari strategi untuk memperluas merek tersebut.
Sementara itu, setelah tidak memiliki sponsor sepatu sejak bulan November, Curry sempat menarik perhatian sejumlah perusahaan olahraga besar.
Ia terlihat beberapa kali mengenakan berbagai merek sepatu yang berbeda, termasuk Nike Kobe 6, sebelum akhirnya memilih Li-Ning sebagai pilihannya.