Alexander Zverev melaju ke final French Open
Petenis asal Jerman yang menduduki peringkat kedua, Alexander Zverev, semakin mendekati impiannya untuk meraih trofi Grand Slam pertamanya dengan berhasil mencapai final French Open setelah mengalahkan Jakub Mensik dengan skor 7-5, 6-2, 3-6, 6-3 pada hari Jumat.
“Dia mulai menunjukkan permainan yang luar biasa di set ketiga. Dia benar-benar meninggalkan level yang sebelumnya. Namun, ini adalah Grand Slam, dan pertandingan berlangsung selama lima set. Lawan pasti akan meningkat permainannya. Kita harus siap menghadapinya,” ujar Zverev seperti yang dilansir ATP pada hari Jumat.
Dengan keberhasilannya melangkah ke final Grand Slam untuk yang keempat kalinya dan kedua kalinya di French Open, Zverev berkesempatan untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya pada hari Minggu (7/6).
Sementara para pesaingnya, yang merupakan unggulan teratas Jannik Sinner dan Novak Djokovic, tersingkir, Zverev terus melangkah maju.
Petenis berumur 29 tahun ini hanya kehilangan dua set dari enam kemenangan yang diraihnya dalam perjalanan menuju final di Roland Garros.
Zverev hampir memenangkan gelar di Paris pada tahun 2024 dan menjadi runner-up di US Open pada tahun 2020 serta Australian Open tahun lalu.
Selanjutnya, petenis peringkat tiga dunia ini akan bertemu dengan unggulan ke-10 Flavio Cobolli atau Matteo Arnaldi.
Dengan mengalahkan Mensik dalam waktu tiga jam satu menit, Zverev menyamai rekor Stan Wawrinka yang berhasil mencapai final Grand Slam sebanyak empat kali.
Setelah memulai dengan lambat, semifinal menjadi lebih menarik saat memasuki gim kedelapan, ketika Mensik melakukan pukulan backhand yang menghasilkan poin kemenangan melewati Zverev serta mendapatkan poin break pertamanya dalam pertandingan.
Zverev membalas dengan mematahkan servis Mensik pada posisi 5-5 dan kemudian menyelesaikan set pertama serta set kedua.
Mensik berhasil merebut set ketiga, tetapi gagal di set keempat.
Zverev kini memimpin 2-0 dalam catatan head to head melawan Mensik.