Tampil di Piala Dunia 2026: Timnas Iran Ajukan 7 Persyaratan
Tim nasional Iran telah dipastikan tampil di FIFA World Cup 2026 setelah mendapatkan jaminan dari Presiden FIFA, Gianni Infantino. Namun, di balik kepastian tersebut, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengajukan tujuh persyaratan spesifik kepada FIFA dan negara tuan rumah untuk memastikan keselamatan kontingen mereka selama turnamen berlangsung.
Ketegangan politik antara Iran dan Amerika Serikat membuat kehadiran Team Melli sempat diragukan. Ketegangan ini semakin meningkat setelah Presiden FFIRI, Mehdi Taj, ditolak untuk masuk ke Kanada saat akan hadir dalam Kongres FIFA di Vancouver pada akhir April yang lalu. Otoritas Kanada dikabarkan mengaitkan Taj dengan IRGC atau Garda Revolusi Iran, sebuah organisasi yang terdaftar sebagai teroris di AS dan Kanada.
Namun demikian, Mehdi Taj menegaskan bahwa Iran tidak akan menarik diri dari Piala Dunia. Ia menekankan bahwa FIFA sebagai penyelenggara harus memberikan perlindungan penuh kepada delegasi Iran. “Tuan rumah Piala Dunia adalah FIFA, bukan Donald Trump atau Amerika Serikat,” ujar Taj, seperti yang dilansir oleh BBC. Persyaratan pertama yang diajukan Iran adalah jaminan visa yang tidak terhambat bagi semua pemain, staf pelatih, dan pejabat federasi, termasuk yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan IRGC. Yang kedua, Iran meminta agar tidak ada pemeriksaan imigrasi yang berlebihan di luar prosedur standar selama perjalanan dan keberadaan mereka di negara tuan rumah. Ketiga, Iran menuntut adanya sistem yang jelas untuk penerbitan visa bagi jurnalis dan pendukung mereka. Keempat, penyelenggara diminta memberikan pengamanan yang tinggi bagi kontingen Iran di bandara, hotel, perjalanan menuju stadion, hingga lokasi pertandingan.
Syarat kelima berhubungan dengan atribut di stadion. Iran meminta agar hanya bendera resmi negara peserta yang diperbolehkan di tribun, sedangkan simbol atau atribut lainnya dilarang. Dua syarat terakhir berkaitan dengan aspek teknis pertandingan, yaitu lagu kebangsaan Iran harus diputar tanpa gangguan serta pertanyaan dalam konferensi pers tidak boleh menyentuh isu politik. Iran akan memulai pertarungannya di Grup G melawan Selandia Baru pada 15 Juni di California. Setelah itu, Team Melli dijadwalkan untuk bertanding melawan Belgia dan Mesir. Di tengah tekanan politik dan isu keamanan, Iran kini berharap dapat fokus sepenuhnya untuk meraih sejarah baru. Selama tujuh kali berpartisipasi di Piala Dunia, wakil Asia ini belum pernah berhasil melangkah dari fase grup.