25/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Peselancar wanita Indonesia buat sejarah di Jepang

Peselancar longboard wanita Indonesia, Dhea Natasya, telah menciptakan sejarah dengan meraih juara pada World Surf League (WSL) Longboard Qualifying Series (LQS) 1000 Hamamatsu Open 2026 yang berlangsung di Hamamatsu, Jepang, pada hari Minggu.

Menurut pengumuman dari akun media sosial resmi Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) atau Surfing Indonesia, prestasi ini membuat Dhea berhak berpartisipasi dalam turnamen dunia WSL Longboard Tour 2026/2027. Dia merupakan perempuan Indonesia pertama yang mencapai prestasi ini.

“Dhea juga menjadi wanita Asia keempat yang bergabung dengan kelompok elite longboarder putri dunia, setelah tiga orang sebelumnya dari Jepang,” tulis PSOI dalam postingan mereka.

Dalam final yang berlangsung di Pantai Nakatajima, Hamamatsu, Dhea berhasil meraih total poin 15,87 dari dua ombak terbaiknya. Angka tersebut merupakan yang tertinggi pada kategori putri dalam kompetisi ini.

Dhea juga mencetak poin terbaik dalam kategori ombak tunggal dengan nilai 8,67.

Dia berhasil mengalahkan dua peselancar wanita Jepang yang menempati posisi kedua dan ketiga, yaitu Hiroki Yoshikawa dan Yamaguchi Hana.

Prestasi ini adalah yang kedua bagi Dhea, yang juga merupakan peraih medali emas longboard putri di SEA Games 2019, dalam WSL.

Sebelumnya, pada Juli 2025, Dhea berhasil menjadi juara di WSL Longboard Qualifying Series Siheung Korea Open.

“Kemenangan di Hamamatsu ini adalah yang kedua untuk saya di WSL. Saya sangat senang. Sekarang saya akan kembali ke rumah dan terus berlatih agar lebih siap untuk Longboard Tour,” kata atlet berusia 25 tahun itu, merujuk pada lamannya di WSL.

Selain Dhea, peselancar longboard Indonesia, Dhany Widianto, juga berhasil mencatatkan prestasi yang baik di Hamamatsu dengan meraih posisi runner-up di LQS 1000 kategori pria.

Dhany mencetak total 12,96 poin terbaik dari dua ombak. Dia memberikan perlawanan yang ketat kepada juara, Taka Inoue (Jepang), yang meraih total 13,36 poin dari dua ombak.

Baca juga: Demi Olimpiade, skateboarder Wayan Malana lakukan latihan fisik melalui surfing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.