04/06/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Antasyafi Robby Al Hilmi raih perak di World Climbing Series Madrid 2026

Atlet panjat tebing dari Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, berhasil mendapatkan medali perak dalam nomor speed putra di World Climbing Series Madrid 2026 yang berlangsung di Alcobendas, Spanyol, pada Senin dini hari WIB.

Dalam pertarungan memperebutkan medali emas, Robby mencatatkan waktu 4,81 detik, sedikit lebih lambat dibandingkan dengan lawan dari China, Shuhong Chu, yang meraih waktu 4,75 detik.

Robby membuka putaran final dengan waktu 4,91 detik, yang cukup untuk mengalahkan perwakilan dari China, Ziyu Zhou, di babak 16 besar.

Ketika mencapai perempat final, Robby menorehkan waktu 5,27 detik, lebih cepat daripada pesaingnya dari Amerika, Michael Hom, yang mendapat waktu 6,60 detik.

Semifinal berlangsung ketat, di mana Robby mencatatkan waktu 4,72 detik, hanya terpaut 0,06 detik dari pesaingnya asal Amerika, Zach Hammer.

Robby menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang berhasil membawa pulang medali untuk Merah Putih.

Dua atlet Indonesia lainnya, yakni Veddriq Leonardo dan Raharjati Nursamsa, tidak bisa melanjutkan di putaran final nomor speed putra.

Veddriq terhenti di babak 16 besar setelah mengalami jatuh saat bersaing melawan atlet Italia, Matteo Zurloni.

Raharjati berhasil mencapai perempat final, namun harus menyerah di babak delapan besar karena tidak bisa menyelesaikan perlombaan setelah mengalami jatuh saat bertanding melawan perwakilan China, Jie Yang.

Sementara itu, Aditya Tri Syahria tidak berhasil masuk ke putaran final dan hanya menempati posisi ke-27 di babak kualifikasi.

Di sektor putri, semua tiga atlet Indonesia yang diturunkan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk nomor speed di seri Madrid berhasil melaju hingga putaran final.

Namun, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma tidak dapat melanjutkan langkah mereka terlalu jauh dalam babak final.

Rajiah berhasil mencapai perempat final, sedangkan Desak Made terhenti di babak 16 besar setelah jatuh saat bersaing dengan atlet Amerika, Sophia Curcio.

Hal serupa juga dialami oleh Berthidgna, yang juga terhenti di babak 16 besar setelah mencatat 6,83 detik, sedangkan lawannya dari Amerika, Emma Hunt, yang akhirnya meraih medali emas, mencatatkan waktu 6,24 detik.

PP FPTI mengutus tujuh atlet di disiplin speed untuk mengikuti World Climbing Series Madrid 2026, terdiri dari empat atlet di sektor putra dan tiga di sektor putri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.