DKI gunakan status juara umum Adidas Open sebagai persiapan untuk PON 2028
Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) DKI Jakarta memanfaatkan titel juara umum dalam Kejuaraan Karate Internasional Adidas Open 2026 sebagai dasar penting untuk mempertahankan dominasi karate Jakarta pada PON 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Ketua Umum Forki DKI Jakarta, Herianto Syahputra, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi tanda bahwa pengembangan karate di DKI sedang berada di jalur yang benar untuk menghadapi kompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami bertekad untuk menjaga posisi DKI Jakarta sebagai juara umum dalam cabang olahraga karate pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat,” ujar Herianto melalui rilis tertulisnya di Jakarta, pada hari Selasa.
Jakarta DKI berhasil meraih juara umum di kejuaraan yang dihelat di Gelanggang Olahraga Remaja Ciracas, Jakarta Timur, pada tanggal 5 hingga 7 Juni, setelah meraih total 38 medali emas, 15 perak, dan 4 perunggu.
Kejuaraan ini diikuti oleh 1. 438 karateka dari 106 tim, juga membawa peserta dari Brunei Darussalam, Filipina, Selandia Baru, dan negara lainnya.
Herianto menyebutkan bahwa hasil ini bukan hanya sekadar pencapaian, melainkan juga bagian dari langkah evaluasi dalam pengembangan atlet DKI Jakarta untuk agenda yang lebih besar ke depan.
Menurutnya, status juara umum ini mengindikasikan bahwa para atlet karate DKI mampu mempertahankan performa yang konsisten di tengah persaingan yang semakin ketat, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka menjelang kejuaraan nasional dan internasional di masa mendatang.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kontinuitas program pengembangan prestasi Forki DKI Jakarta. Kami memanfaatkan kejuaraan ini sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus mengevaluasi arah pengembangan dan sasaran prestasi atlet ke depan,” kata manajer Tim Forki DKI Jakarta, Sensei Ronny Sihombing.
Ronny melihat kejuaraan internasional seperti Adidas Open sebagai media penting untuk menilai kemampuan atlet dalam menghadapi lawan yang memiliki karakter berbeda.
Forki DKI Jakarta percaya diri dapat terus mempertahankan tradisi prestasi dan memperkuat persiapan menuju berbagai agenda penting, termasuk menguasai PON 2028.