FIFA Paksa Mesir Ubah Jersey Jelang Laga Piala Dunia 2026, Aturan Ketat Jadi Sorotan
Egypt's forward #10 Mohamed Salah looks on during the FIFA World Cup 2026 Africa qualifier football match between Djibouti and Egypt at the Larbi Zaouli Stadium in Casablanca on October 8, 2025. (Photo by Abdel Majid BZIOUAT / AFP) (Photo by ABDEL MAJID BZIOUAT/AFP via Getty Images)
Timnas Mesir mendapat kabar mengejutkan menjelang laga perdana mereka di Piala Dunia 2026. FIFA secara mendadak meminta Federasi Sepak Bola Mesir melakukan perubahan pada desain jersey resmi hanya dua hari sebelum pertandingan dimulai.
Keputusan tersebut membuat skuad berjuluk The Pharaohs harus menyesuaikan perlengkapan mereka dalam waktu singkat, termasuk menghapus elemen desain yang tidak sesuai dengan regulasi turnamen.
Penghapusan 7 Bintang Jadi Sorotan
Perubahan paling mencolok adalah instruksi FIFA untuk menghapus tujuh bintang yang sebelumnya tertera di atas logo federasi Mesir. Simbol tersebut merepresentasikan tujuh gelar Piala Afrika yang pernah mereka raih.
Namun, dalam aturan resmi FIFA, simbol bintang pada jersey peserta Piala Dunia hanya boleh menggambarkan jumlah gelar Piala Dunia, bukan kompetisi kontinental.
Aturan ini membuat Mesir harus menghilangkan identitas visual yang sudah lama melekat pada jersey mereka.
Perubahan Warna Nomor Juga Diminta
Tidak hanya soal simbol bintang, FIFA juga meminta perubahan pada desain nomor punggung. Warna emas yang sebelumnya direncanakan digunakan pada jersey Mesir dianggap kurang ideal dari sisi visibilitas.
Sebagai gantinya, Mesir diminta menggunakan warna yang lebih kontras agar nomor pemain lebih mudah dibaca oleh wasit, penonton, dan siaran televisi selama pertandingan berlangsung.
Aturan Ketat FIFA Kembali Diperdebatkan
Kebijakan ini kembali memunculkan perdebatan soal ketatnya regulasi FIFA dalam mengatur detail perlengkapan tim nasional. Dalam beberapa kasus sebelumnya, FIFA memang dikenal sangat detail dalam mengawasi desain jersey, termasuk sponsor, simbol, hingga elemen kecil lainnya.
Meski begitu, pihak federasi menilai aturan tersebut dibuat untuk menjaga standar global dan keseragaman dalam turnamen terbesar dunia tersebut.
Mesir Tetap Fokus di Laga Pembuka
Di tengah perubahan mendadak ini, fokus utama Mesir tetap pada pertandingan pertama mereka di fase grup. Dengan kehadiran bintang seperti Mohamed Salah, Mesir berharap tetap mampu tampil kompetitif meski harus beradaptasi dengan aturan baru.
Laga pembuka akan menjadi ujian penting bagi Mesir untuk memulai langkah di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.