25/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Indonesia pastikan efisiensi anggaran tak ganggu pelatnas

Pengurus Besar Akuatik Indonesia menegaskan bahwa penerapan efisiensi anggaran tidak akan mengganggu kegiatan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dalam persiapan menghadapi event multi-olahraga mendatang, yaitu Asian Games 2026 di Jepang.

“Saat ini memang ada langkah efisiensi anggaran, tetapi (pelatnas) kami tetap berlangsung. Klub-klub yang mendukung atlet berlatih juga terus berjalan,” ungkap Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia, Harlin Erlianto Rahardjo, saat dijumpai di Jakarta, hari Senin.

Pernyataan ini disampaikan sebagai jawaban atas pertanyaan mengenai kelangsungan program pelatnas Akuatik Indonesia setelah kebijakan efisiensi anggaran olahraga dari pemerintah diterapkan.

Harlin menjelaskan bahwa memang ada dampak dari efisiensi yang dirasakan oleh pihak federasi, terutama terkait rencana pelatihan terpadu dan pertandingan di luar negeri yang sementara harus ditunda.

Meskipun demikian, para atlet renang tetap melanjutkan program latihan secara intensif di dalam negeri untuk mempersiapkan berbagai kejuaraan mendatang, termasuk Asian Games 2026.

Ia menekankan bahwa kelangsungan latihan adalah hal yang paling penting agar performa atlet tetap terjaga meskipun dengan keterbatasan anggaran.

Event multi-olahraga terbesar se-Asia tersebut sangat signifikan bagi Akuatik Indonesia, karena menjadi peluang bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan bersaing di tingkat internasional.

“Tujuan akhir adalah Olimpiade, sehingga perenang-perenang muda kita perlu mendapatkan kesempatan bersaing di tingkat Asia terlebih dahulu,” jelasnya.

Harlin juga menyebutkan nama-nama beberapa atlet muda yang diharapkan dapat bersinar di Asian Games mendatang, seperti Jason Donovan Yusuf, Adelia Chantika Aulia, Kevin Erlangga Prayitno, dan Arya Andrean Putra Haryono.

Dia menambahkan bahwa pengalaman bertanding di Asian Games sangat berharga untuk membangun mental dan meningkatkan jam terbang para atlet muda sebelum berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi seperti Olimpiade.

“Jika mereka tidak mendapatkan kesempatan bertanding di Asian Games yang diadakan setiap empat tahun sekali, lalu kapan lagi. Oleh karena itu, atlet-atlet yang kami siapkan harus kami dukung untuk ikut serta,” ujarnya.

Harlin menambahkan bahwa meski ada efisiensi anggaran, pihaknya tetap berkomitmen agar para perenang unggulan memperoleh kesempatan berlatih di luar negeri guna mempersiapkan diri sebelum tampil di Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.