Juara bertahan Gauff tersingkir di babak ketiga Roland Garros
Coco Gauff, juara bertahan Roland Garros, harus tersingkir dari French Open 2026 setelah berjuang selama dua jam 37 menit dan mengalami kekalahan 4-6, 7-6(1), 6-4 melawan Anastasia Potapova.
Petenis unggulan No. 4, Gauff, tidak mampu mengatasi unggulan ke-28, Potapova, yang tampil sangat baik setelah berhasil meraih posisi runner-up di Linz dan semifinal di Madrid.
“Itu adalah duel yang sangat menegangkan bagi kami berdua,” ungkap Potapova setelah pertandingan, seperti yang dilaporkan oleh WTA, pada hari Minggu.
“Maksudku, kami sudah memakai semua kemampuan kami, dan saya merasa senang bisa bertahan hingga akhir, berjuang untuk setiap poin dan akhirnya meraih kemenangan. “
Petenis yang berada di peringkat 30 dunia tersebut dengan cepat mematahkan serve Gauff tanpa kehilangan poin berkat tiga kesalahan dari Gauff, dan memenangkan enam poin awal.
Ia bahkan memimpin 4-2 dan punya kesempatan untuk mematahkan servis lawan demi keunggulan 5-2, namun Gauff berhasil memenangkan empat game berturut-turut untuk merebut set tersebut.
Gauff tidak dapat memanfaatkan momentum yang diraihnya, sementara Potapova kembali mengambil alih di set kedua dengan keunggulan 4-1 dan 5-2.
Ketika melakukan servis untuk set kedua pada kedudukan 5-2, Potapova gagal mengambil set point, yang menjadi titik balik bagi Gauff.
Petenis dari Amerika Serikat itu hanya kehilangan dua poin dalam beberapa game yang membawanya hampir meraih kemenangan dalam straight set. Namun, Potapova dengan pukulan backhand-nya memaksa pertandingan berlanjut ke set penentu.
Gauff beradaptasi dengan baik di awal set ketiga dan kembali unggul dengan kedudukan 3-1, tetapi keunggulannya cepat pudar saat kedudukan berubah menjadi 3-3, dan Potapova menutup pertandingan dengan kemenangan.
“Saya terus menyatakan pada diri sendiri bahwa saya tidak perlu memikirkan skor, cukup fokus pada setiap poin,” kata Potapova.
“Jika saya bisa melakukannya, mungkin saya akan mendapatkan kesempatan untuk menang. Jadi kuncinya adalah tetap konsentrasi apapun yang terjadi, dan berusaha sebaik mungkin. “
Potapova menjadi petenis pertama dari Austria yang mencapai tahap ini di turnamen Grand Slam sejak Tamira Paszek mencapai perempat final Wimbledon pada tahun 2011-12.
Selain itu, ia juga menjadi petenis Austria pertama yang mencapai babak keempat di Roland Garros sejak Sybille Bammer melangkah ke 16 besar pada tahun 2007.
Potapova akan bertemu Anna Kalinskaya untuk memperebutkan tempat di perempat final.
Bagi Gauff, kekalahan ini tidak hanya menghentikan usahanya untuk mempertahankan gelar, tetapi juga menjadi kekalahan pertamanya di babak ketiga di Paris, sebelumnya ia mencatatkan rekor 5-0.
Kekalahan ini juga merupakan yang pertama baginya dari petenis selain Iga Swiatek di turnamen Grand Slam lapangan tanah liat sejak kalah dari juara bertahan Barbora Krejcikova pada tahun 2021.