12/06/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Veda ambil hikmah dari hukuman long lap penalty di Moto3 Hungaria

Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, memperoleh pelajaran dari hukuman long lap penalty yang dikenakan kepadanya saat race Moto3 Hungaria 2026, pada hari Minggu (7/6).

“Setelah sesi kualifikasi, saya dipanggil oleh panitia balap. Mereka menunjukkan rekaman videonya, dan saat itu saya baru menyadari pelanggaran yang saya lakukan,” jelas Veda dalam wawancara di Jakarta, pada hari Selasa.

Hukuman ini bermula dari insiden saat sesi kualifikasi Q2 pada hari Sabtu (6/6), ketika Veda berusaha masuk ke pit lane, namun terlebih dahulu melebar ke area gravel sebelum mencoba kembali ke lintasan.

“Di sesi Q2, saya memang berniat masuk ke pit lane. Namun di lap tersebut saya melaju melebar ke gravel dan kemudian berusaha kembali ke sirkuit,” ungkap Veda.

Ketika kembali ke lintasan, pembalap dari Honda Team Asia itu menyadari ada dua pembalap di belakangnya. Ia mengira kedua pembalap tersebut berjalan pelan karena saat itu sesi kualifikasi sudah memasuki fase ganti ban.

Namun, Veda baru menyadari setelah sesi kualifikasi bahwa salah satu pembalap yang berada di belakangnya sedang dalam lap cepat.

“Saya beranggapan biasanya di pertengahan sesi, banyak yang mengganti ban, jadi saya kira mereka juga sedang pelan dan tidak mengganggu. Namun, di tikungan berikutnya ternyata salah satu dari kedua pembalap itu sedang melaju dengan cepat dan saya sama sekali tidak mengetahuinya,” ujar Veda.

Dalam pernyataan resminya, MotoGP menyebutkan bahwa Veda dikenakan long lap penalty karena memperlambat dan mengganggu laju pembalap CODE Motorsports, Ruche Moodley, di tikungan 5 selama sesi Q2 di Moto3 Hungaria.

Hukuman tersebut mengakibatkan balapan Veda menjadi lebih menantang. Setelah memulai balapan dari posisi kesembilan, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini harus puas finis di urutan ke-16 dan gagal mendapatkan poin.

Veda mengatakan bahwa hukuman itu bukan satu-satunya rintangan yang dihadapi di Sirkuit Balaton Park. Ia juga perlu beradaptasi dengan karakter sirkuit yang memiliki banyak chicane, performa grip motor yang kurang memuaskan, serta cuaca yang lebih panas saat balapan.

Persiapan Veda menuju balapan juga tidak berjalan lancar setelah ia terjatuh pada sesi latihan bebas kedua (FP2) di hari Sabtu (6/6), yang biasanya digunakan untuk simulasi balapan. Akibatnya, motor harus diperbaiki dan ia tidak bisa menyelesaikan program long run bersama tim.

“Biasanya kami melakukan simulasi balapan. Namun, saya terjatuh di lap ketiga dan motor harus diperbaiki. Akibatnya, saya tidak bisa melanjutkan. Jadi setelan motor belum siap untuk balapan karena tidak sempat melakukan simulasi,” kata Veda.

Meskipun tidak berhasil mendapatkan poin di Hungaria, Veda masih bertahan di posisi atas dalam persaingan musim debutnya di Moto3. Setelah seri Balaton Park, ia menempati posisi keenam dalam klasemen sementara pembalap dengan 71 poin.

Veda menyatakan bahwa hasil di Hungaria merupakan bagian dari proses belajar di musim pertamanya di Kejuaraan Dunia Grand Prix. Ia ingin lebih konsisten untuk meraih poin dan tidak terburu-buru untuk menetapkan target podium.

“Sekarang saya belajar untuk bisa konsisten di zona poin, bisa konsisten di posisi depan. Mungkin meraih podium adalah bonus,” tambah Veda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.