15/04/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Lolos ke Piala Dunia 2026, Skuad Kongo Janji Bikin Ronaldo Menangis

Para pemain dan staf pelatih DR Kongo merayakan kemenangan setelah lolos ke Piala Dunia selama pertandingan play-off final kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Republik Demokratik Kongo dan Jamaika di Stadion Akron di Zapopan, negara bagian Jalisco, Meksiko, pada 31 Maret 2026. (Ulises Ruiz/AFP)
Lolos ke Piala Dunia 2026, Skuad Kongo Janji Bikin Ronaldo Menangis

SEPUTARBOLAID – Timnas Republik Demokratik Kongo bersiap menerima hadiah luar biasa setelah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Keberhasilan bersejarah ini langsung mendapat apresiasi besar dari pemerintah.

Timnas Kongo telah mempersiapkan diri untuk mendapatkan penghargaan istimewa setelah berhasil mencapai Piala Dunia 2026. Pencapaian yang monumental ini memperoleh pengakuan tinggi dari pihak pemerintah.

Kepastian lolos didapat setelah Timnas Kongo menorehkan hasil impresif, termasuk kemenangan atas Kamerun dan Nigeria, sebelum akhirnya mengalahkan Jamaika lewat babak tambahan waktu dalam laga play-off antarkonfederasi, 31 Maret lalu.

Lolosnya mereka dipastikan setelah meraih sejumlah hasil positif, termasuk menang melawan Kamerun dan Nigeria, sebelum berhasil menundukkan Jamaika melalui perpanjangan waktu dalam babak play-off antar konfederasi pada 31 Maret.

Gol penentu dicetak oleh mantan bek Manchester United, Axel Tuanzebe.

Gol kemenangan dicetak oleh Axel Tuanzebe, mantan pemain belakang Manchester United.

Ini menjadi penampilan pertama Kongo di Piala Dunia dalam 52 tahun terakhir. Terakhir kali mereka tampil adalah pada 1974 di Jerman Barat, saat masih bernama Zaire, yang kala itu mencatat sejarah sebagai tim Afrika Sub-Sahara pertama yang tampil di turnamen tersebut.

Ini adalah kesempatan pertama Kongo berpartisipasi di Piala Dunia setelah 52 tahun. Partisipasi terakhir mereka terjadi pada tahun 1974 di Jerman Barat, saat negara itu masih dikenal sebagai Zaire, yang menjadi tim pertama dari Afrika Sub-Sahara yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Target Lebih Tinggi Timnas Kongo

Sebagai bentuk penghargaan, seluruh skuad langsung kembali ke ibu kota Kinshasa untuk menghadiri seremoni khusus yang digelar Presiden Felix Tshisekedi.

Sebagai wujud penghargaan, seluruh tim kembali ke Kinshasa untuk menghadiri acara spesial yang diselenggarakan oleh Presiden Felix Tshisekedi.

Dalam acara tersebut, Tshisekedi mengumumkan hadiah yang sangat besar: setiap pemain akan menerima satu unit mobil Jeep baru, bonus uang tunai, serta sebidang tanah.

Dalam kesempatan itu, Tshisekedi mengungkapkan hadiah luar biasa: setiap atlet akan mendapatkan satu mobil Jeep baru, tambahan uang tunai, dan sebidang tanah.

Tak hanya memberikan penghargaan, Tshisekedi juga menegaskan ambisinya agar keberhasilan ini tidak menjadi pencapaian sesaat.

Selain memberikan penghargaan, Tshisekedi menekankan harapannya bahwa keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih besar di masa depan.

“Mulai sekarang, partisipasi di Piala Dunia harus menjadi hal yang rutin,” ujarnya dalam seremoni tersebut.

“Mulai saat ini, keikutsertaan di Piala Dunia perlu menjadi suatu hal yang biasa,” ucapnya saat acara tersebut.

Tekad “Berani”

Di putaran final nanti, Kongo akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Portugal, yang diperkuat Cristiano Ronaldo setelah hukuman larangan bertandingnya dicabut oleh FIFA.

Pada fase final, Kongo akan menghadapi Portugal di awal, di mana mereka akan berhadapan dengan Cristiano Ronaldo setelah FIFA mencabut larangannya untuk bertanding.

Selanjutnya, mereka juga akan berjumpa Kolombia dan Uzbekistan di fase grup.

Kemudian, mereka juga akan melawan Kolombia dan Uzbekistan dalam grup yang sama.

Menteri Olahraga Republik Demokratik Kongo, Didier Bodimbo, memberikan pernyataan keras terkait pertemuan kontra Portugal.

Didier Bodimbo, Menteri Olahraga Kongo, memberikan komentar tegas mengenai pertandingan melawan Portugal.

“Lolos ke Piala Dunia bukanlah hal mudah. Kami berjuang keras,” ujar Boodembo.

“Lolos ke Piala Dunia bukanlah perkara mudah. Kami sudah berusaha keras,” kata Bodimbo.

“Dalam pertandingan pertama kami di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo akan menangis,” katanya berapi-api.

“Dalam laga pembuka kami di Piala Dunia 2026, saya yakin Cristiano Ronaldo akan merasa sangat emosional,” ujarnya dengan bersemangat.

Baca Juga : Termasuk Elkan Baggott? Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta Jelang FIFA Series 2026

Makna Pencapaian

Kapten Timnas Kongo, Chancel Mbemba, menegaskan betapa besar arti pencapaian ini, bukan hanya bagi negaranya, tetapi juga untuk Afrika secara keseluruhan.

Chancel Mbemba, kapten tim Kongo, menggarisbawahi betapa pentingnya pencapaian ini, tidak hanya bagi negaranya, tetapi juga bagi seluruh Afrika.

“Ini mimpi yang menjadi kenyataan. Kami bekerja keras dan membuat banyak pengorbanan,” kata Mbemba.

“Ini adalah impian yang telah terwujud. Kami telah berjuang dengan keras dan melakukan banyak pengorbanan,” tutur Mbemba.

“Kami melalui banyak kesulitan, kami berjuang untuk lolos demi seluruh rakyat Kongo dan seluruh negara Afrika. Kami bangga. “

“Kami telah melewati banyak tantangan, dan berjuang untuk meraih impian demi seluruh warga Kongo serta negara-negara Afrika. Kami sangat bangga. “

“Sekarang kami bisa mengatakan bahwa kami akan bermain di Piala Dunia,” lanjutnya.

“Sekarang kami dapat dengan bangga menyatakan bahwa kami akan berpartisipasi di Piala Dunia,” tambahnya.

Kisah Unik di Balik Tim Kongo

Partisipasi ini juga menjadi momen spesial bagi sosok unik, Michel Kuka Mboladinga, yang dikenal luas karena kebiasaannya berdiri tegak dengan satu tangan terangkat sepanjang pertandingan.

Keikutsertaan ini juga menjadi saat berharga bagi Michel Kuka Mboladinga, yang terkenal karena kebiasaannya berdiri tegak dengan satu tangan diangkat selama permainan.

Aksinya sempat viral saat Piala Afrika 2025, terutama ketika pemain Aljazair, Mohamed Amoura, tidak memahami makna di balik tradisi tersebut.

Tindakannya pernah menjadi viral saat Piala Afrika 2025, khususnya ketika Mohamed Amoura dari Aljazair tidak mengerti makna di balik tradisi itu.

Mboladinga melakukan gestur itu sebagai bentuk penghormatan kepada Patrice Lumumba, perdana menteri pertama Kongo setelah merdeka dari Belgia.

Mboladinga melakukan gerakan tersebut sebagai penghormatan kepada Patrice Lumumba, perdana menteri pertama Kongo pasca kemerdekaan dari Belgia.

Kini, dengan tiket ke Piala Dunia di tangan, kisah Kongo tak hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga tentang sejarah, kebanggaan, dan identitas sebuah bangsa.

Dengan berhasil mendapatkan tiket ke Piala Dunia, kisah Kongo sekarang tidak hanya berfokus pada prestasi di arena, tetapi juga tentang sejarah, kebanggaan, dan identitas bangsa mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.