Sean Gelael mengakhiri balapan di P14 setelah mengalami insiden
Pembalap asal Indonesia, Sean Gelael, bersama timnya Team WRT, harus puas dengan posisi ke-14 dalam perlombaan FIA World Endurance Championship (WEC) 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia pada hari Sabtu waktu setempat, setelah terlibat dalam insiden tabrakan di tengah balapan.
Sean, yang berbagi mobil BMW M4 GT3 Evo nomor 32 dengan Augusto Farfus dan Darren Leung, sempat menunjukkan performa yang kompetitif di titik tengah kelas LMGT3 hingga terjadinya insiden di Tikungan La Source.
Pada saat itu, Farfus yang sedang mengemudikan mobil menabrak Ferrari nomor 51 milik tim AF Corse yang dikendalikan oleh Alessandro Pier Guidi.
Akibat dari insiden tersebut, mobil Ferrari tidak dapat melanjutkan perlombaan, sedangkan Team WRT harus masuk ke pit untuk memperbaiki bagian depan mobil yang rusak.
Karena kehilangan banyak waktu di pit, Team WRT 32 terlempar dari posisi tujuh besar dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-14.
Balapan ini juga menyajikan momen menarik karena Ferrari nomor 51 diperkuat oleh Antonio Giovinazzi, teman dekat Sean sejak keduanya masih di dunia gokart.
Sebelumnya, Sean dan Giovinazzi pernah meraih podium di FIA WEC pada musim 2016 di Shanghai saat membela tim Extreme Speed Motorsports.
Sebelum insiden terjadi, tampilan Sean dan rekan-rekannya cukup stabil dengan bertahan di posisi lima hingga tujuh besar selama balapan.
Di sisi lain, Team WRT tetap mencatatkan hasil positif di kandang mereka sendiri setelah mendominasi kelas Hypercar melalui kemenangan BMW M Team WRT nomor 20 dan posisi kedua untuk mobil nomor 15.
Kemenangan di kelas LMGT3 diraih oleh Garage 59 dengan mobil McLaren 720S Evo.
Seri FIA WEC selanjutnya akan berlangsung pada ajang 24 Hours of Le Mans yang dijadwalkan pada 13-14 Juni 2026.