25/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

Juara Italian Open 2026, Sinner selesaikan Career Golden Masters

Petenis asal Italia, Jannik Sinner, berhasil meraih gelar di Italian Open 2026 setelah menundukkan Casper Ruud dengan hasil 6-4, 6-4 pada Minggu (17/5), menyelesaikan Career Golden Masters dengan total sembilan trofi ATP Masters 1000.

Sinner menjadi pemain kedua yang mencapai Career Golden Masters, bergabung dengan Novak Djokovic yang mencapainya pada 2018. Selain itu, ia adalah petenis Italia pertama setelah Adriano Panatta pada tahun 1976 yang berhasil memenangkan trofi di tanah airnya. Kemenangan di Roma juga mencatatkan gelar Masters keenam secara beruntun untuk Sinner.

“Saya rasa tahun ini adalah peringatan 50 tahun sejak petenis Italia meraih kemenangan, dan saya sangat, sangat senang. Dua setengah bulan terakhir ini sungguh luar biasa. Saya berusaha untuk selalu berada dalam kondisi terbaik,” ujar Sinner, sebagaimana yang dilaporkan oleh ATP pada hari Senin.

Dengan dukungan sorak-sorai dari para penonton yang mengisi Campo Centrale, Sinner berhasil bangkit setelah awal yang lambat dan meraih gelar Masters 1000 kesepuluh, sekaligus yang pertama di Roma.

Setelah menjalani fase awal yang penuh tekanan dari Ruud, Sinner perlahan menunjukkan keleluasaannya dengan akurasi yang konsisten dari garis dasar, mengendalikan jalannya pertandingan final dan mencapai kemenangan.

Petenis berumur 24 tahun itu mengangkat tangannya setelah meraih kemenangan, merasakan atmosfer yang menggembirakan sebelum berpelukan dengan timnya di sisi lapangan.

Ada kekhawatiran mengenai kondisi fisik Sinner menjelang final setelah semifinal yang melelahkan melawan Daniil Medvedev, yang dimulai pada Jumat (15/5) namun baru selesai pada Sabtu (16/5) karena tertunda hujan hingga larut malam.

Meskipun terlihat kelelahan di beberapa bagian pertandingan, Sinner mampu bergerak dengan lincah dan penuh percaya diri menghadapi Ruud, yang sudah memastikan tempat di final setelah menang mudah 6-1, 6-1 atas Luciano Darderi.

“Pertandingan ini sangat menguras tenaga dan sungguh berat. Saya berterima kasih kepada tim fisik saya yang telah menjaga kondisi saya,” tutur Sinner.

Sinner telah mencatatkan 34 kemenangan berturut-turut di Masters 1000, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Djokovic dengan 31 kemenangan, setelah ia meraih kemenangan di perempat final melawan Andrey Rublev di Roma, Kamis (14/5).

Petenis asal Italia itu juga telah mengantongi enam gelar Masters 1000 berturut-turut di Paris, Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan Roma, tanpa ada petenis sebelumnya yang mampu meraih lebih dari empat gelar secara berurutan.

Dalam pencapaian penting lainnya, Sinner menjadi petenis kedua setelah Rafael Nadal pada tahun 2010 yang berhasil meraih semua tiga gelar Masters 1000 di lapangan tanah liat dalam satu musim.

Pemain unggulan teratas itu menjadi pemain ketujuh dalam sejarah yang mendapatkan 10 gelar Masters 1000, setelah mengklaim trofi pertamanya di level ini di Toronto pada tahun 2023. Menariknya, Sinner belum pernah kehilangan satu set pun di final Masters 1000 yang dimenangkannya.

Saat ini, Sinner telah mengantongi lima gelar Masters 1000 di musim ini dan hanya membutuhkan satu gelar lagi untuk menyamai rekor Djokovic yang memilki enam gelar dalam satu tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.