25/05/2026

SEPUTAR BOLA ID

Berita Seputar Olah Raga

ADCC Indonesia Open membuka peluang bagi atlet grappling ke tingkat global

Untuk pertama kalinya, Indonesia akan menjadi tuan rumah acara resmi Abu Dhabi Combat Club (ADCC) melalui ADCC Indonesia Open Jakarta 2026, yang memberikan kesempatan lebih besar bagi atlet lokal untuk berkompetisi di tingkat internasional.

Fara, penyelenggara ADCC Indonesia Open Jakarta 2026, menjelaskan bahwa acara ini dijadwalkan berlangsung di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada tanggal 27 September 2026. Ia menyebutkan bahwa Jakarta dipilih karena kemajuan komunitas grappling di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan.

“Kehadiran ADCC di Jakarta merupakan momen yang kami nantikan sejak lama. Kami berharap atlet muda Indonesia tidak perlu lagi melihat panggung dunia dari jauh atau pergi ke luar negeri untuk berpartisipasi di ADCC,” ungkap Fara dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta pada hari Rabu.

Dia juga menekankan bahwa kawasan Senayan sebagai pusat olahraga nasional dianggap layak menjadi arena bagi olahraga submission grappling untuk berdiri sejajar dengan cabang olahraga utama lainnya.

Acara ini akan mengadopsi format tanpa gi dengan aturan resmi ADCC yang diakui secara internasional. Kompetisi terbuka untuk berbagai kelompok usia mulai dari tujuh tahun hingga kategori profesional dan diikuti oleh atlet domestik maupun internasional.

Keikutsertaan Indonesia dalam kalender resmi ADCC juga memperkuat posisi negara ini sebagai salah satu pasar grappling dengan perkembangan tercepat di Asia.

Selama ini, atlet grappling di Indonesia harus berpartisipasi dalam turnamen di luar negeri untuk mendapatkan pengalaman dan eksposure yang sesuai dengan standar kompetisi ADCC. Dengan adanya turnamen resmi di Jakarta, akses ke kompetisi tingkat dunia menjadi semakin terbuka.

Verontino FG, seorang atlet dan pelatih grappling Indonesia, menjelaskan bahwa banyak atlet nasional memiliki potensi yang besar, meskipun peluang mereka untuk berkompetisi di level internasional masih terbatas.

“Banyak pecinta dan atlet di Indonesia yang mungkin tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti pertandingan ADCC yang biasanya diadakan di luar negeri,” kata Verontino, yang juga merupakan juara ADCC SEA Champion di divisi Absolute Professional di Thailand.

Dia berpendapat bahwa kehadiran ADCC di Indonesia dapat mendorong munculnya generasi atlet grappling baru sekaligus meningkatkan perhatian terhadap cabang olahraga ini.

ADCC didirikan pada tahun 1998 oleh Sheikh Tahnoun Bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab dan kini dikenal sebagai organisasi submission grappling paling terkemuka di dunia.

Kompetisi ini mempertemukan praktisi dari berbagai disiplin bela diri seperti Brazilian Jiu-Jitsu, gulat, judo, sambo, hingga MMA di bawah satu aturannya dalam pertandingan submission fighting.

Beberapa nama besar di dunia seperti Royler Gracie, Ronaldo “Jacare” Souza, dan Gordon Ryan pernah mencapai prestasi di acara ini.

Pendaftaran untuk atlet sudah dibuka melalui platform Smoothcomp, sementara informasi terkini dapat diikuti melalui akun Instagram resmi ADCC Indonesia dan ADCC Official.

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.