Jack Catterall Tampil Dominan dan Hentikan Langkah Giyasov di Duel Perebutan Gelar WBA
Petinju Inggris Jack Catterall sukses mencuri perhatian setelah tampil impresif saat menghadapi Shakhram Giyasov dalam duel perebutan gelar WBA kelas welter. Pertarungan yang berlangsung di kawasan Piramida Giza, Mesir, itu berakhir dengan kemenangan mutlak bagi Catterall lewat keputusan angka mutlak dari para juri.
Sejak ronde pertama, Catterall langsung menunjukkan dominasinya di atas ring. Petinju asal Inggris tersebut bahkan berhasil menjatuhkan Giyasov lewat pukulan kiri keras yang membuat lawannya kesulitan mengembangkan permainan. Momentum itu menjadi awal dari performa solid Catterall sepanjang pertarungan.
Giyasov yang datang dengan rekor tak terkalahkan sempat mencoba bangkit dan memberikan tekanan di beberapa ronde tengah. Namun Catterall tampil jauh lebih tenang dan efektif dengan kombinasi jab cepat, footwork rapi, serta strategi bertahan yang disiplin. Hal tersebut membuat petinju asal Uzbekistan itu kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
Pada akhir pertandingan, para juri memberikan kemenangan telak untuk Catterall dengan skor 118-109, 119-108, dan 117-110. Hasil tersebut memastikan Catterall merebut sabuk WBA reguler kelas welter sekaligus memperbesar peluangnya menghadapi Rolando “Rolly” Romero di laga berikutnya.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Jack Catterall karena dianggap sebagai salah satu penampilan terbaik sepanjang kariernya. Setelah beberapa tahun lalu sempat gagal meraih gelar dunia secara kontroversial, petinju berusia 32 tahun itu akhirnya berhasil mendapatkan sabuk juara yang selama ini diincarnya.
Sementara bagi Giyasov, kekalahan ini menjadi noda pertama dalam karier profesionalnya. Meski begitu, petinju berjuluk “Wonder Boy” tersebut tetap mendapat pujian karena berani menghadapi duel berat di level tertinggi kelas welter dunia.