Tiwi/Fadia beralih perhatian ke Indonesia Open setelah kalah di Singapura Open
Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, kini mengarahkan perhatian mereka pada Indonesia Open 2026 setelah mengalami kegagalan di Singapura Open 2026.
Ana/Tiwi mengakui kekuatan pasangan ganda dari China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, setelah kalah dalam dua gim berturut-turut dengan skor yang sama, 15-21, saat bertanding di babak pertama di Singapura pada hari Selasa.
“Setelah ini, kami akan fokus pada Indonesia Open minggu depan, dan kami pastikan akan mempersiapkan diri lebih matang, terutama dalam hal teknik permainan,” kata Tiwi, seperti yang dikutip dari PBSI.
Fadia menyatakan bahwa shuttlecock yang cukup cepat dalam pertandingan ini memaksa mereka untuk mengikuti permainan terbuka dari pasangan unggulan pertama tersebut.
“Kami berusaha tidak bermain defensif, sehingga dari awal hingga akhir, kami terus berusaha untuk menurunkan bola. Kami juga cepat beradaptasi dengan keadaan yang ada,” jelas Fadia.
Menurutnya, Liu/Tan adalah pasangan yang sulit untuk diprediksi pola permainannya jika dibandingkan dengan pasangan ganda dari China yang lain.
“Salah satu kekuatan Liu/Tan adalah mereka sangat kompak, dan gaya serta pola permainan mereka mirip dengan ganda putra,” tambahnya.
Kekalahan ini juga menambah catatan buruk Tiwi/Fadia saat berhadapan dengan Liu/Tan, di mana mereka mengalami dua kekalahan dari dua pertemuan sebelumnya.
Sebelumnya, Tiwi/Fadia juga tersingkir pada babak semifinal Kejuaraan Ganda Asia 2026.