Janice Tjen terhenti di babak awal French Open 2026
Petenis wanita dari Indonesia, Janice Tjen, tersisih pada babak pertama French Open 2026 setelah mengalami kekalahan dari petenis asal Amerika, Emma Navarro, dengan skor 4-6, 3-6, pada hari Selasa.
Dalam keikutsertaannya yang pertama di turnamen Grand Slam bertanah liat ini, Janice tidak berhasil mengatasi Navarro yang tampil sangat baik usai menjuarai WTA 500 Strasbourg pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan catatan hasil pertandingan Roland Garros, Navarro langsung unggul di set pertama dengan memimpin 4-1, tetapi Janice mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Dengan servis yang tangguh, mencetak lima ace berbanding empat milik Janice, Navarro menutup set pertama dengan memenangkan dua gim berikutnya untuk memimpin.
Janice berusaha mengambil alih pertandingan di set kedua dengan memimpin 2-1. Petenis berusia 24 tahun itu berhasil memasukkan 58 persen servis pertamanya, lebih banyak dibandingkan Navarro.
Namun, petenis 25 tahun dari Charleston itu kemudian mengubah jalannya permainan menjadi 4-2. Ia juga mencetak persentase lebih baik dalam kemenangan poin servis pertamanya, yaitu 67 persen berbanding 58 persen milik Janice.
Dengan peringkat 40 dunia, Janice berjuang keras untuk menghindari match point dari Navarro. Setelah merebut satu gim, petenis yang lahir di Jakarta itu terpaksa mengaku kalah di gim berikutnya dari petenis yang berada di peringkat 25 dunia.
Meski terhenti di tunggal, Janice masih berharap untuk tetap berada di Paris dengan tampil di ganda bersama rekannya dari negara yang sama, Aldila Sutjiadi.
Pasangan Janice/Aldila dijadwalkan akan bertanding melawan ganda dari Ceko-Spanyol, Marie Bouzkova/Sara Sorribes Tormo, pada babak pertama, Rabu (27/5).
Sebelum berkompetisi di French Open 2026, Aldila yang berpasangan dengan Vera Zvonareva sukses menjadi runner up di Maroko Open akhir pekan lalu. Sementara itu, Janice yang menjadi unggulan utama di ajang WTA 250 Rabat sayangnya tersisih di babak kedua.
Walaupun demikian, Aldila dan Janice memiliki catatan yang cukup baik di musim lapangan tanah liat dengan mencapai perempat final di WTA 1000 Madrid.