Siyakhlowa Kuse Gulingkan Jerusalem untuk Kuasai Kelas Jerami WBC
??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Petinju Siyakhlowa Kuse berhasil mengalahkan juara dunia kelas jerami (47,6 kg) dari World Boxing Council (WBC), Melvin Jerusalem, dalam pertarungan yang berlangsung di Emperors Palace, Afrika Selatan.
“Kemenangan Kuse sangat jelas terlihat dalam catatan skor para juri, yang mencatat angka 116-111, 116-112, dan 115-112,” demikian bunyi pernyataan WBC di situs resmi yang dipantau di Jakarta pada hari Minggu.
Penilaian ini menegaskan bahwa Kuse tampil mendominasi sepanjang pertarungan yang berlangsung dengan ketegangan selama 12 ronde. Meskipun Jerusalem mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali melakukan serangan berbahaya, para juri menilai bahwa petinju tuan rumah menunjukkan performa yang lebih konsisten dalam menguasai jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.
Sejak ronde pertama, laga ini menunjukkan intensitas teknik yang sangat tinggi. Didukung oleh sorakan penonton lokal, Kuse segera mengambil inisiatif berkat keunggulan posisi kidal dan kecepatan yang baik, memperagakan kombinasi pukulan efektif yang menyulitkan sang juara bertahan.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, di mana pengalaman Jerusalem membantunya beradaptasi di fase kedua laga, kali ini petinju dari Filipina itu tidak mampu mengatasi serangan beruntun yang dilancarkan Kuse.
Jerusalem sebenarnya mencoba untuk mengubah ritme pertarungan dengan memanfaatkan pengalaman dan ketenangannya di atas ring. Namun, tekanan yang terus diberikan Kuse membuatnya kesulitan dalam menciptakan momentum untuk menyerang dengan efektif.
Walaupun Jerusalem berhasil melakukan serangan balik yang kuat dan menjatuhkan lawannya di ronde ke-11, daya tahan fisik dan kemampuan pergerakan Kuse membawanya meraih kemenangan di ronde-ronde penentu.
Serangan tersebut membuat pertarungan kembali menggigit dan menghidupkan harapan bahwa sang juara bertahan mampu menciptakan akhir yang dramatis. Namun, Kuse menunjukkan mental yang kuat dengan cepat pulih dan kembali mengendalikan situasi hingga bel berbunyi.
Dengan penampilan yang impresif, Kuse tidak hanya merebut sabuk hijau dan emas, tetapi juga membalas kekalahannya melalui keputusan pada bulan Oktober lalu di Manila, Filipina. Petinju dari Afrika Selatan ini kini memperbaiki rekor menjadi 10 kemenangan dengan empat kali knockout (KO), tiga kekalahan, dan satu hasil imbang.
Sementara itu, Jerusalem harus kehilangan sabuk juaranya dan menambah catatan negatif menjadi 25 kemenangan (12 KO) dan empat kekalahan. Ia diyakini akan memanfaatkan klausul untuk pertandingan ulang agar dapat menyelesaikan trilogi yang menjanjikan aksi menarik.